7+ Contoh Teks Editorial Singkat dalam Berbagai Kasus (Lengkap)

Contoh Teks Editorial – Teks editorial merupakan teks yang berisi opini atau argument mengenai suatu kejadian atau peristiwa yang tengah hangat dibicarakan. Umumnya, teks editoril ini muncul di majalah maupun surat kabar yang menampung masukan dari orang-orang yang memiliki argumen sendiri. Teks editorial ini memiliki tujuan untuk memberikan ruang atau sarana publik untuk berpendapat dan mengungkapkan kegelisahan.

Bagian atau Struktur Teks Editorial

Contoh Teks Editorial
Contoh Teks Editorial

Ada 3 bagian atau struktur teks editorial ini, di antaranya:

1. Pernyataan pendapat

Berisi pendapat umum mengenai argumen yang sedang hangat diperbincangkan, dan masih dalam sisa-sisa persoalan yang diulas.

2. Argumentasi atau opini

Berisi pendapat khusus maupun disebut pula dengan pendapat penulis yabg bertindak sebagai pendukung pendapat umum.

3. Pernyataan ulang dari pendapat

Merupakan penutup, dengan mengulang suatu argumen yang sudah dijelaskan sebelumnya, sehingga pembaca akan lebih memahami dan mudah ditangkap langsung oleh pembaca apabila diulang kembali pendapatnya di bagian penutup ini.

Ciri Ciri dari Teks Editorial

Contoh Teks Editorial
Contoh Teks Editorial

Setidaknya terdapat 7 ciri teks editorial yaitu sebagai berikut:

  1. Terdapat pendapat khusus atau pendapat pribadi dari penulis.
  2. Adanya pernyataan pendapat umum.
  3. Teks berbentuk essai yang bisa pula disebut dengan teks argumen yang menjelaskan suatu gagasan atau ide.
  4. Umumnya pendapat ditulis menggunakan kalimat yang logis.
  5. Teks editorial menyampaikan fakta umum dahulu kemudian dilengkapi dengan pendapat penulis.
  6. Memiliki sifat analisis yaitu memilah dan mengurai.
  7. Memakai kaidah kebahasaan tertentu pada suatu persoalan.

Manfaat Teks Editorial

Contoh Teks Editorial
Contoh Teks Editorial

Umumnya teks editorial memberi manfaat secara langsung dan tak langsung. Manfaat secara langsung, dilihat dari keberadaan teks editorial yang dimuat di tajuk rencana memberi informasi langsung pada pembaca dan menstimulus pembaca untuk turut serta berpikir kritis.

Secara tak langsung, suatu teks editorial mampu menuntun pembaca untuk bertindak secara nyata, tidak hanya terpaku pada berpikir saja.

Tujuan Teks Editorial

Tujuan Teks Editorial
Tujuan Teks Editorial

Tujuan teks editorial ialah mengajak pembaca ikut berpikir mengenai isu yang sedang hangat di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, teks editorial memberikan pandangan kepada pembaca tentang masalah yang sedang berkembang tersebut. Teks editorial ikut andil dalam membentuk masyarakat yang kritis dan pemikir.

Fungsi Teks Editorial

Fungsi Teks Editorial
Fungsi Teks Editorial

Teks editorial merupakan suatu opini yang kerap dijadikan sebagai tajuk rencana atau headline dalam surat kabar. Ada dua artikel opini yang kerap dijumpai, yakni yang ditulis oleh salah seorang tim editorial surat kabar atau majalah. Kemudian yang kedua ialah artikel yang ditulis oleh penulis lepas (freelance writer). Adapun fungsi teks editorial adalah sebagai berikut:

  1. Secara umum fungsi teks editorial adalah untuk mengabarkan sebuah berita tentang masalah yang sedang terjadi serta akibatnya kepada masyarakat sebagai pembaca.
  2. Untuk mengisi latar belakang dari suatu berita mengenai sustu kenyataan apa yang sedang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Juga mengenai faktor apa saja yang berpengaruh serta pemaparan secara menyeluruh.

Beberapa teks editorial terkadang menyertakan analisis kondisi dan kemungkinan (hipotesis) yang bisa saja terjadi. Sehingga masyarakat dapat menyikapi  berbagai kemungkinan tersebut dan memberikan masyarakat melakukan penilaian moral dari kabar yang diberitakan tersebut.

Contoh Teks Editorial Terkini

Contoh Teks Editorial Terkini
Contoh Teks Editorial Terkini

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pada telah menetapkan bahwa hari Rabu diberlakukan sebagai hari berbahada asing. Keputusan tersebut telah tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) NTT No. 56 Tahun 2018 tentang Hari Berbahasa Inggris.

Apabila peraturan tersebut tak kunjung disempurnakan, pemberlakuannya bisa dipastikan akan menimbulkan perilaku lancung-tutur di dalam suatu aktivitas perkantoran dan juga kehidupan bermasyarakay di wilayah NTT. Sarpras negara seperti perkantoran pemerintah sangat mungkin untuk disalahgunakan.

Perilaku lancung berbahasa ini dapat memberi efek domino pada perilaku kecurangan atau keculasan lain. Bisa jadi akan kian marak tindak tutur seperti contoh tulisan “No Smoking” yang dipajang pada ruang publik tanpa didahului bentuk bahasa (negara) Indonesia: “Dilarang Merokok”.

Fasilitas penyelenggaraan pelayanan umum tersebut memberi petunjuk bahwa penyelenggaranya sedang bertindak lancung, atau merusak tatanan kehidupan bernegara. Bahasa nasional sendiri saja dikorupsi.

Dilatarbelakangi oleh Pariwisata

Benar, ini memang tampak diniatkan dengan sangat baik terhadap penerapan Pergub NTT No. 56 Tahun 2018 tersebut. Yakni untuk mendongkrak kinerja sektor pariwisata Nusa Tenggara Timur, agar menambah sumber pendapatan asli daerah tersebut, perlu pula dikembangkan sumber daya manusia (SDM).

Indikator kemajuan sumber daya manusia memiliki target capaiannya lewat kompetensi tutur kata bahasa Inggris.

Bab II (Pasal 3) dalam Pergub dijelaskan bahwa terdapat tiga pihak yang wajib memiliki kompetensi berbahasa Inggris. Pertama, seluruh organisasi pemerintah atau perangkat daerah (PD) se-NTT. Kedua, seluruh lembaga (termasuk di dalamnya satuan pendidikan). Ketiga, desa wisata yang tersebar di di seluruh Provinsi NTT.

Demi majunya sektor pariwisata memiliki daya saing, wajah daerah ini harus dipoles sedemikian rupa dengan upgrading dalam kompetensi berbahas. Seingga warga desa tersebut harus lebih akrab dan cakap berbahasa Inggris.

Prraturan gubernur NTT seolah membenarkan anggapan bahwa negara yang mampu berbahasa Inggris akan lebih berdaya saing. Nyatanya, negara-negara yang tampak sangat setia kepada bahasanya nasionalnyaa juga berdaya saing bahkan lebih hebat.

Ini merupakan temuan dari World Economic Forum di tahun 2017, survei padq sekian puluh negara di bidang pariwisata. Negara mana sajakah yang paling baik?  Empat negara yqng menempati peringkat teratas dalam indeks kinerja pariwisata di dunia itu ditempati oleh negara Spanyol, Prancis, Jerman, dan Jepang.

Mungkin, agak sulit untuk diragukan kesetiaan warga bangsa tersebut terhadap bahasa negaranya sendiri untuk menyapa dunia, termasuk pada turis yang berkunjung ke negara tersebut.

Contoh Teks Editorial Singkat

Contoh Teks Editorial Terkini
Contoh Teks Editorial Terkini

Mendekati pemilihan calon presiden tahun 2019 pada bulan April,  Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi telah menyiapkan strategi. Menjelangnya pemilihan, mulai banyak kampanye di sana-sini, saling visi dan misi untuk membuktikan bahwa mereka pantas menjadi Presiden Indonesia untuk lima tahun mendatang.

Benar memang, dengan adanya kampanye ini memang sedikit berkontribusi dan mampu meyakinkan masyarakat bahwa orang tersebut benar-benar layak untuk menjadi pemimpin. Selain itu, kedua paslon harus tetap memiliki komitmen dan bertanggung jawab terhadap janji-janji yang sudah disampaikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tak merasa dikhianati dan dikecewakan.

Apabila mereka telah dikecewakan, maka masyarakat akan menganggap semua itu sebagai prioritas dan pencitraan saja. Menurut pendapat saya, jangan memilih pemimpin karena perihal politik. Sebab mayoritas orang membicarakan tentang Presiden yang harus memilih ini-itu dengan alasan praktik mereka politiknya seperti ini.

Sebaiknya jauhkan kata politik dari rumus memilih Presiden. Yang paling penting adalah orang yang memilih seorang pemimpin yang berpegang teguh kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki komitmen, bertanggungjawab, serta dapat dipercaya, tidak janji sana-sini.

Bagi saya, politik tak akan mempengaruhi, semua murni kehendak Yang Maha Kuasa, apa yang sudah dilakukan dan sudah dijanjikan akan dicatat oelh Yang Maha Segala, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas jabatannya. Ketika kita memilih tentu harus sepenuhnya percaya dan senantiasa mnebdoakan pemimpin yang dipilih ini agar amanah.

Oleh sebab itu, mari hindari memilih dengan kata “politik”. Pilih pemimpin yang menurut Anda benar-benar Amanah dan dapat dipercaya dengan janjinya. Tak lupa pasangan calon yang berpegang teguh pada Tuhan Yang Maha Esa.

Contoh Teks Editorial Penjelasan

Contoh Teks Editorial Terkini
Contoh Teks Editorial Terkini

Teks editorial jenis ini adalah cukuo banyak digunakan. Terlebuh ketika membahas isu sensitif dan kontroversional. Isinya mengenai penjelasan tentang masalah yang diangkat dan menggiring pembaca untuk menerima pemahaman penulis pada masalah tersebut.

Contohnya:

Deskripsi masalah

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang wajib dipenuhi dan merupakan kunci dari kemajuan suatu bangsa. Setiao orang tentunya telah menyadari bahwa pendidikan yang berkualitas mampu meningkatkan taraf hidup dan menjadikan bangsa ini sejajar dengan negara-negara maju.

Namun, nyatanya kualitas pendidikan di Indonesia belum begitu bagus jika dibandingkan dengan negara lain. Lembaga pendidikan telah mengupayakan banyak cara guna mencetak lulusan yang berkualitas untuk mengantisipasi perubahan dan tantangan yang makin sulit. Tetapi, keberhasilannya pun dipengaruhi oleh berbagai situasi dan kondisi.

Agar mencapai keberhasilan tersebut, dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, perlu dilakukan  secara sungguh-sungguh. Juga mencari solusi dari permasalahan yang mungkin akan dihadapi nantinya.

Argumen 1

Guna meningkatkan mutu pendidikan, penting untuk bagi kita untuk menjawab tantangan globalisasi, kemajuan IPTEK, dan pergerakan masif dari para tenaga ahli. Lembaga pendidikan dituntut pula untuk mampu mencetak SDM terdidik yang berkualitas sebab persainganvyang sengit antar-bangsa. Punya keahlian di bidang kompetensi profesional serta siap dalam menghadapi kompetisi global.

Argumen 2

Di era teknologi saat ini, guru memang bukan satu-satunya sumber ilmu pengetahuan dan informasi. Peran guru kini sudah bergeser menjadi, fasilitator, motivator dan juga dinamisator. Keberadaan teknologi informas dan internet ini memungkinkan banyak sumber yang dapat dijadikan sebagai materi.

Simpulan

Pada kondisi seperti inilah, peran serta guru sebagai pendidik terasa besar dan tidak tergantikan. Sebab  perlu melakukan peran secara efektif, sehingga sangat diperlukan peningkatan langkah dan usaha yang tepat sasaran. Dari beberapa usaha dalam peningkatan kualitas pendidikan ini menjadi tantangan besar yang dapat menjadi pekerjaan rumah untuk pemerintah dan harus cepat diselesaikan.

Contoh Teks Editorial Kritik

Contoh Teks Editorial Terkini
Contoh Teks Editorial Terkini

Teks editorial yang satu ini berisi kritik terhadap fenomena yang tengah marak terjadi di masyarakat. Namun tak hanya kritik saja, melainkan juga untuk memberikan solusi. Walaupun solusi yang diberikan bukan tentang apa yang ingin disampaikan pada pembaca, tetapi masalah yang hendak dikritik.

Contoh teks editorial kritik adalah sebagai berikut:

Pembukaan

Sekarang ini banyak hal memalukan terjadi di negara ini. Contohnya saja KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisne). Lucunya, pelaku kejahatan tersebut merupakan orang-orang cerdas yang namanya dibingkai gelar akademik dari universitas-universitas ternama di Indonesia bahkan di dunia.

Melihat fenomena yang terjadi ini, rasanya ada yang salah dengan pola pendidikan formal yang ada di sini. Seharusnya ada pengkajian ulang. Jika pola pendidikan terlalu fokus pada ilmu duniawi semata, hanya akan menghasilkan orang pintar saja, tetapi tidak terdidik atau memiliki budi pekerti baik.

Argumen 1

Karenanya orang pintar justru berubah menjadi jahat, sikapnya bak maling, hobinya menindas kaum lemah. Justru seharusnya mereka yang menjadi pengayom dan pemimpin yang dapat memberikan manfaat bagi umat.

Argumen 2

Ada banyak orang yang terhormat di negara ini yang terciduk melakukan tindak korupsi atau penyuapan. Bahkan ada dari mereka yang bergelar pendidikan tinggi dan alim ulama, namun bertindak memalukan dan merugikan banyak pihak.

Argumen 3

Parahnya, banyak yang melakukan tindakan ini secara berjamaah atau bersama-sama dengan teman sejawat yang mengaku terhormat juga. Ironis, kala diadili oleh pihak berwajib, tetap memasang wajah santai, tak merasa berdosa dan sempat menebar senyum. Seakan tak ada rasa bersalah dan justru merasa happy dengan apa yang telah dilakukan.

Argumen 4

Apakah mereka tak tahu atau mungkin mereka tak pernah diajari, bahwa memakan uang yang bukan haknya merupakan perbuatan dosa?

Simpulan

Mungkin, mereka telah kehilangan akal dan tak memiliki urat malu lagi. Oleh sebab itu, sangat perlu untuk dilakulan perbaikan dari sistem pendidikan formal. Jangan hanya mementingkan hasil namun juga proses agar mampu mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Contoh Teks Editorial Persuasi

Contoh Teks Editorial Terkini
Contoh Teks Editorial Terkini

Teks editorial persuasi ini memiliki tujuan untuk mempengaruhi pembaca agar setuju dengan opini yang disampaikan oleh penulis dalam suatu artikel. Tujuannya yakni supaya segera ditemukan titik temu dari masalah yang sedang dibahas dan tak secara khusus menyoroti masalah tersebut. Mulai dari paragraf pertama, pembaca akan digiring dengan opini penulis.

Berikut ini adalah contoh teks editorial persuasi :

Pembukaan

Beberapa bulan lagi Ujian Nasional akan diselenggarakan dari tingkat SD, SMP dan SMA. Kemendikbud pun menambah satu lagi aturan baru yaitu mengenai pelaksanaan Ujian Nasional secara online (UNBK) di beberapa sekolah.

Jika dilihat dari keadaan dan situasi di lapangan saat ini, rencana ini rasanya belum tepat guna dan perlu adanya dipertimbangan kembali. Sebab, masalah mendasar seperti ini belum merata pada tingkat pengadaan sarana dan prasarana juga adanya kekurangan tenaga yang ahli di beberapa sekolah. Khususnya sekolah yang berada jauh dari Ibukota.

Argumen 1

Walau begitu, niat yang melandasinya ialah hal baik, akan tetapi ketidaksiapan daerah menjadi kendala. Apabila pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tetap dilaksanakan, mungkin saja ada beberapa sekolah yang mengalami kesulitan. Sebab kurangnya perangkat komputer serta belum optimalnya jaringan prasarana yang mendukung seperti akses internet dan kelistrikan.

Argumen 2

Coba bayangkan, bila sebuah sekolah punya 250 siswa yang hendak mengikuti Ujian Nasional, maka ada berapa jumlah komputer yang akan dibutuhkan? Tentu bukanlah jumlah yang sedikit. Satu lagi, apabila tetap UNBK ini tetap diselenggarakan, solusi paling mudah ialah dengan memakai komputer secara bergantian. Namun hal ini sangatlah rentan terhadap tindak kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional.

Argumen 3

Selain itu, terdapat beberapa hal yang jadi masalah di beberapa sekolah contohnya saja seperti kurangnya tenaga ahli di bidangnya. Sebab, sudah pasti beberapa sekolah merasa kebingungan mengenai sistem pelaksanaan sebab tak mengetahui prosedurnya.

Simpulan

Semestinya, jika pemerintah mau melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer, pemerintah harus menjamin adanya sarana dan prasarana yang memadai. Tak perlu terburu-buru mewujudkan terselenggaranya program ini. Karena jika tidak matang dalam persiapannya, justru akan mengganggu jalannya Ujian Nasional.

Pemerintah pun harus melakukan sosialisasi langsung kepada sekolah-sekolah di daerah sebelum mulai  pelaksanaan Ujian Nasional. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya masalah seperti yang telah disebutkan di atas. Hendaknya masalah ini perlu dikaji dahulu untuk menemukan titik terang mengenai pelaksanaan Ujian Nasional.

Kumpulan contoh dan informasi mengenai teks editorial diatas tentunya bisa menjadi referensi untuk anda yang akan membuat teks editorial. Intinya, teks editorial dititikberatkan pada argumen yang bisa muncul dari sebuah studi kasus atau topik tertentu. Semoga bermanfaat!

Boleh copy paste, tapi jangan lupa cantumkan sumber. Terimakasih

Contoh Teks Editorial Terkini

Tinggalkan komentar