Doa dan Zikir

Doa dan dzikir adalah dua hal yang sebaiknya tidak ditinggalkan oleh setiap muslim. Pasalnya, Allah SWT suka dengan hamba yang berdoa kepada-Nya. Selain itu, doa juga merupakan permohonan serta pujian dari hamba yang kedudukannya rendah kepada Tuhannya yang Maha Tinggi. Dengan kata lain, doa ini menjadi bukti bahwa seorang muslim mengakui kelemahannya di hadapan Allah.

Sementara untuk dzikir bisa mendatangkan ketentraman pada hati dan pikiran. Bahkan dalam Al-Qur’an serta hadits juga sudah dijelaskan keutamaan akan dzikir ini. Biasanya dzikir dilantunkan seusai sholat. Namun sejatinya dzikir bisa dilantunkan kapan saja. Tentu saja, mengisi waktu luang dengan dzikir jauh lebih baik dibandingkan dengan melamun atau membicarakan keburukan orang lain.

Doa untuk Pengantin

Bagi seorang muslim yang menerima undangan pernikahan atau walimatul urusy, Rasulullah telah menjelaskan bahwa wajib untuk menghadirinya. Bahkan muslim yang tengah berpuasa pun juga memiliki kewajiban untuk menghadirinya. Selain wajib menghadiri, mereka juga dianjurkan untuk membacakan doa untuk pengantin.

Jadi menghadiri undangan pernikahan bukan hanya sekedar bertemu dengan mempelai atau shohibul hajat, bersalaman dengan mereka dan mengucapkan selamat atas pernikahannya lalu pulang. Melainkan hendaknya mendoakan kedua mempelai dengan doa yang baik. Untuk ini doa yang sudah sering terdengar ialah doa yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, yaitu:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Artinya: Semoga Allah memberkahi engkau pada saat bahagia dan memberkahi engkau pula pada saat susah dan semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.

Jika mencermati arti doa di atas, maka ada 3 poin yang bisa disimak yakni sebagai berikut:

  1. Dalam doa tersebut terkandung permintaan akan keberkahan bagi kedua mempelai. Keberkahan yang dimaksud ialah kebaikan yang datangnya dari Allah kian bertambah baik itu dari segi kuantitasnya maupun dari segi kualitasnya.
  2. Dalam doa tersebut juga terkandung permintaan akan keberkahan bagi keturunannya yang terungkap dalam kalimah wabarokallaahu ‘alaika. Keberkahan atas keturunan maksudnya ialah semoga mempelai mendapatkan anak-anak yang sholeh, sehat, terampil serta membawa kebaikan pula bagi kedua orang tuanya.
  3. Dalam doa tersebut terkandung permohonan supaya Allah mengumpulkan kedua mempelai pengantin dalam hubungan yang harmonis dan baik, atau didasari oleh sakinah, mawaddah wa rahmah. Karena sebagaimana yang diketahui, hubungan suami – istri yang baik merupakan kunci utama dalam membina keluarga yang sejahtera dan bahagia

Doa Masuk Masjid

Masjid biasanya digunakan untuk melaksanakan sholat, bersujud serta mendekatkan diri kepada Allah. Oleh sebab itu, siapapun yang ingin masuk ke dalamnya, hendaknya dalam kondisi yang suci dan bersih. Atau dengan kata lain tidak sedang dalam kondisi junub serta tidak ada najis atau kotoran apapun yang menempel baik di badan maupun di pakaiannya.

Seseorang yang akan masuk ke dalam masjid dianjurkan untuk mendahulukan kaki kanannya. Selain itu, dianjurkan juga untuk membaca doa yang lafadznya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Artinya: Wahai Tuhan saya, sesungguhnya saya memohon kepada Engkau akan segala keutamaan Engkau.

Usai membaca doa tersebut dan yang bersangkutan sudah berada di dalam masjid, maka dianjurkan pula melakukan sholat sunnah tahiyatul masjid. Sholat sunnah ini dilakukan sebanyak dua rokaat dan dilakukan sebelum duduk. Selain itu, setelah berada di dalam masjid, setiap muslim hendaknya memperhatikan etika-etika yang disebutkan di bawah ini.

  1. Tidak bercakap-cakap
  2. Menunggu waktu tiba sholat sambil berdzikir
  3. Jika memang akan berjalan, berjalanlah dengan tenang dan juga sopan
  4. Mengenakan pakaian yang bersih dan juga sopan

Berbeda dengan ketika akan masuk masjid yang mendahulukan kaki kanan. Ketika akan keluar masjid dianjurkan untuk mendahulukan kaki kiri terlebih dahulu. Selain itu juga sambil membaca doa sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Artinya: Wahai Tuhan saya, sesungguhnya saya memohon kepada Engkau akan segala keutamaan Engkau.

Doa Iftitah

Doa iftitah sejatinya ialah doa yang dibaca terutama pada saat sholat, tepatnya setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah. Konon doa iftitah ini bermacam-macam, namun yang sering dibaca ialah sebagai berikut:

الله اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Artinya: Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Dan segala puji bagi Allah yang sebanyak-banyaknya. Dan Maha Suci Allah pada saat pagi dan juga petang. Sesungguhnya saya menghadapkan wajah saya kepada Allah yang sudah menciptakan langit serta bumi dengan segala kepatuhan, dan saya tidak termasuk golongan orang-orang yang menyekutukan Dia. Sesungguhnya sholat saya, ibadah saya, hidup saya dan mati saya hanya untuk Allah Tuhan bagi semesta Alam. Tidak ada sekutu bagi Allah dan dengan yang demikian itulah saya diperintahkan. Dan saya termasuk golongan orang-orang yang berserah diri atau muslim.

Pada saat membaca doa iftitah di atas, dilakukan dengan lirih ketika sholat berjamaah baik itu ketika menjadi makmum maupun ketika menjadi imam. Doa iftitah ini juga tidak termasuk syarat wajib sholat sehingga apabila seseorang lupa membacanya dia tidak harus menggantinya dengan sujud sahwi.

Walaupun doa iftitah tidak termasuk dalam syarat wajib sholat, namun dianjurkan untuk dibaca karena mempunyai sejumlah keutamaan sebagai berikut:

  1. Mengandung banyak pujian kepada Allah dan menjadi bentuk pengakuan bahwasanya berbagai hal yang terdapat di langit maupun di bumi merupakan kekuasaan Allah.
  2. Sebagai permohonan ampun dan juga harapan semoga Allah berkenan mengampuni segala dosa.
  3. Doa iftitah disebut juga dengan doa tawajjuh yang merupakan simbol dari penyerahan diri kepada sang pencipta.
  4. Ada hadits yang menerangkan bawasanya Rasulullah mendengar ada seorang laki-laki yang membaca doa iftitah ini lalu beliau melihat malaikat beramai-ramai mengangkat doa tersebut. Hadits yang dimaksud ialah diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra.
  5. Doa iftitah juga mampu membuka pintu langit agar permohonan ampun atas dosa bisa lekas tersampaikan.
  6. Membuat orang yang membacanya memperoleh pahala amalan sunnah.

Doa Penutup Majlis

Dalam setiap pertemuan yang dilakukan, maka disunnahkan untuk memulainya dengan doa serta diakhiri dengan doa pula. Harapannya supaya senantiasa dirahmati oleh Allah. Khusus mengenai doa penutup majlis ini, lafadznya sebagai berikut:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Artinya: Maha Suci Engkau ya Allah dan aku memuji Engkau. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan yang layak disembah kecuali Engkau. Aku memohon ampunan kepada Engkau dan aku bertobat kepada Engkau.

Pada dasarnya kegunaan dari doa penutup majlis ini ialah sebagai bentuk pujian, sekaligus sebagai bentuk permohonan maaf masing-masing individu yang terdapat dalam majlis kepada Allah supaya berbagai hal yang tidak berguna dan tidak baik dalam pertemuan tersebut memperoleh ampunan serta tidak terulang di pertemuan yang berikutnya.

Selain itu, doa ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada Allah. Dengan doa ini pula, diharapkan agar ilmu atau pertemuan yang sudah dilangsungkan tadi lebih bermanfaat, dapat diamalkan serta tetap berdasarkan iman yang kuat.

Doa Anak Sholeh

Masing-masing orang tua sudah sewajarnya menginginkan anak-anaknya supaya mereka tumbuh menjadi pribadi yang sholeh, sholehah serta baik untuk lingkungan sekitarnya. Agar anak-anak bisa seperti itu, tentu ada banyak kiat yang bisa dilakukan, salah satunya ialah dengan mendoakannya. Tentunya ada banyak doa anak sholeh yang bisa dipanjatkan oleh orang tua seperti berikut:

  1. Doa dari Rasulullah

أُعِيْذُهُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

 

Artinya: Saya memohon perlindungan baginya (di sini sebutkan nama anak) dengan kalimat Allah yang sempurna, dari seluruh godaan setan serta binatang pengganggu dan juga dari pandangan mata yang buruk.

  1. Doa Nabi Zakaria as

رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Artinya: Wahai Tuhanku, beri aku dari sisi Engkau anak yang baik. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Pendengar Doa

  1. Doa supaya Anak Sholeh dan Sholehah

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا أَوْلَادًا صَالِحِيْنَ حَافِظِيْنَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِى الدِّيْنِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

Artinya: Ya Allah, jadikanlah anak-anak kami anak yang sholeh serta sholehah, orang-orang yang menjaga Al-Qur’an serta sunnah, orang-orang yang mengerti dalam agama serta diberkahi kehidupan mereka di dunia dan juga di akhirat.

  1. Doa supaya Anak Mempunyai Pemahaman Agama yang Benar

اَللَّهُمَّ فَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ وَعَلِّمْهُ التَّأْوِيْلَ

Artinya: Ya Allah, berikanlah kefahaman bagi dia dalam hal agama serta ajarkanlah dia tafsir ayat-ayat Al-Qur’an.

  1. Doa supaya Anak Berbakti kepada Orang Tua

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَوْلَادِي وَلَا تَضُرَّهُمْ وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ وَارْزُقْنِي بِرَّهُمْ

 

Artinya: Ya Allah, berikanlah keberkahan untuk saya pada anak-anak saya, janganlah Engkau timpakan bahaya atas mereka, berikanlah mereka taufik agar taat kepada Engkau serta karuniailah saya rezeki berupa bakti mereka.

Doa untuk Orang Tua

Anak juga sebaiknya senantiasa mendoakan orang tuanya, terlepas orang tuanya tersebut masih hidup atau sudah meninggal dunia. Mendoakan orang tua juga menjadi salah satu tanda anak yang berbakti. Bahkan doa anak sholeh ini termasuk amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir hingga orang tuanya tiada. Doa untuk orang tua sendiri bermacam-macam, sebagai berikut.

  1. Untuk Orang Tua yang Masih Hidup

Doa untuk orang tua dapat dipanjatkan seusai melaksanakan sholat wajib. Lafadznya adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا

Artinya: Ya Allah, ampunilah seluruh dosa-dosa saya saya, dan juga dosa-dosa orang tua saya, dan sayangilah mereka selayaknya mereka menyayangi saya saat saya masih kecil.

  1. Untuk Orang Tua yang Telah Meninggal Dunia

Bagi muslim yang orang tuanya telah meninggal dunia masih bisa berbakti, caranya ialah dengan mendoakannya dan juga memohonkan ampun atas dosa-dosanya. Untuk ini sebenarnya bisa juga dilengkapi dengan pembacaan surat Yasin serta tahlil khususnya setiap malam Jum’at. Namun untuk doa bagi orang tua yang telah meninggal dunia itu sendiri lafadznya sebagai berikut:

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Artinya: Ya Allah, ampunilah serta rahmatilah, bebaskanlah dan juga lepaskanlah kedua orang tua saya. Dan muliakanlah pula tempat tinggalnya, luaskanlah jalan untuk masuknya, bersihkanlah pula kedua orang tua saya dengan air yang jernih dan juga sejuk, serta bersihkanlah kedua orang saya dari berbagai kesalahan selayaknya baju putih yang bebas dari kotoran. Dan gantilah pula tempat tinggalnya dengan yang lebih baik dibandingkan dengan tempat tinggal yang ditinggalkannya, serta keluarga yang lebih baik dari keluarga yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah mereka ke dalam surga, serta lindungilah mereka dari siksa dan fitnah kubur serta siksa api neraka.

  1. Untuk Orang Tua dan Saudaranya

Bukan hanya perlu mendoakan orang tuanya sendiri, ada baiknya juga jika anak ikut mendoakan saudara orang tua. Untuk ini bisa mengucapkan doa yang lafadznya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْلِى ذُنُوْبِى وَلِوَالِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيْرَا . وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَلْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ . اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْاَمْوَاتِ . وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ . رَبِّ اغْفِرْ وَارْ حَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّ احِمِيْنَ . وَلاَحَوْلَ وَلاَقوَّةَ اِلاَّبِاللَّهِ الْعَلِيِ الْعَظِيْمِ

Artinya: Ya Allah, berikanlah ampunan kepada saya atas dosa-dosa yang saya lakukan serta dosa-dosa orang tua saya. Dan kasihilah mereka selayaknya mereka mengasihi saya saat masih kecil. Begitu juga kepada semua muslimin dan muslimat, orang-orang yang beriman baik laki-laki ataupun perempuan, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal dunia. Serta ikutkanlah di antara kami dan juga mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berikanlah ampunan dan belas kasih karena Engkau adalah Tuhan yang lebih berbelas kasih. Dan tiada daya serta upaya kecuali dengan pertolongan Engkau.

  1. Untuk Orang Tua yang Sakit

Bagi orang tua yang tengah sakit, selain memeriksakannya ke dokter anak juga bisa mendoakannya. Lafadz doa bagi orang tua yang tengah sakit ialah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ اَذْهِبِ الْبَاْسَ وَاشْفِهُ وانْتَ الشَّافِى لاَ شِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Artinya: Ya Allah, Tuhan manusia, angkatlah penyakitnya dan berikanlah dia kesembuhan. Engkau adalah Dzat Yang maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan yang berasal dari Engkau. Kesembuhan yang juga tidak meninggalkan penyakit lain.

  1. Untuk Orang Tua yang Tengah Sakit Parah

Untuk orang tua yang tengah sakit parah juga ada doanya tersendiri. Anak dapat memanjatkan doa ini untuk memohon kebaikan untuknya kepada Allah. Adapun lafadznya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

Artinya: Ya Allah, sembuhkanlah penyakitnya apabila itu lebih baik untuknya. Serta cabutlah nyawanya bila kematian lebih baik untuknya.

Doa untuk Keluarga

Sebagai keluarga, maka sudah selayaknya saling melindungi, menjaga dan menyayangi. Sebagai keluarga pula, maka sudah selayaknya saling mendoakan supaya senantiasa dilindungi oleh Allah. Doa juga adalah salah satu kunci yang utama agar lebih dekat dengan Allah. Dengan berdoa juga setiap muslim bisa memohon agar dianugerahi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warohmah.

Doa untuk keluarga ini merupakan doa yang bisa dipanjatkan oleh seluruh anggota keluarga. Doa untuk keluarga juga bermacam-macam dan di antaranya sebagai berikut:

  1. Doa agar Menjadi Keluarga yang Sakinah

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya: Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kami, pasangan kami serta keturunan sebagai penyenang hati (kami), serta jadikanlah kami sebagai imam bagi mereka (orang-orang) yang bertaqwa.

  1. Doa supaya Keluarga Mendapatkan Kebahagiaan Baik di Dunia maupun di Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia serta di akhirat. Dan peliharalah kami dari azab neraka.

  1. Doa supaya Dikaruniai Keluarga yang Rajin Mengerjakan Sholat

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء

Artinya: Wahan Tuhanku, jadikanlah aku serta keturunanku orang-orang yang tetap dalam mendirikan sholat. Wahai Tuhanku, perkenankanlah doaku.

  1. Doa supaya Keluarga Diberikan Ketenangan

الّلهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ

Artinya: Ya Allah, saya memohon kepada Engkau jiwa yang tenang, yang percaya terhadap pertemuan dengan Engkau serta menerima apa yang dianugerahkan oleh Engkau dan rela terhadap segala ketentuan Engkau.

  1. Doa supaya Keluarga Selamat Baik di Dunia maupun di Akhirat

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Engkau keselamatan saat beragama, kesehatan tubuh, limpahan ilmu, keberkahan atas rezeki, taubat sebelum maut, rahmat ketika datangnya maut serta ampunan setelah datangnya maut. Ya Allah, berikanlah kemudahan pada kami dalam menghadapi sakaratul maut. Berikanlah kami keselamatan dari api neraka serta ampunan ketika hisab.

Doa Mimpi Buruk

Mimpi buruk merupakan mimpi yang datangnya dari setan. Setan sengaja menampakkan hal-hal yang buruk supaya manusia sedih, terkejut bahkan sakit. Ketika mendapatkan mimpi buruk ini sebaiknya seseorang berdoa memohon perlindungan kepada Allah. Adapun doa yang dimaksud lafadznya sebagai berikut:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Artinya: Dialah Allah. Allah adalah Tuhanku. Tidak ada sekutu bagi Allah, saya berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan-Nya, keburukan hukuman-Nya, kejahatan hamba-Nya dari godaan setan dan juga kehadiran mereka.

Doa ketika Angin Kencang

Angin kencang termasuk kondisi yang menakutkan. Bagaimana tidak, kekuatan angin ini bahkan bisa merusak atap rumah termasuk membuat pohon tumbang. Peristiwa-peristiwa seperti itu sudah banyak terjadi dan utamanya terjadi ketika musim penghujan. Pada saat ada angin yang kencang seperti ini, setiap muslim hendaknya memohon perlindungan kepada Allah salah satunya dengan doa berikut ini.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا

Artinya: Ya Allah, saya sungguh memohon kepada Engkau kebaikan angin ini, dan saya berlindung kepada Engkau dari keburukannya.

Doa Qunut

Doa qunut juga merupakan doa yang dibaca ketika sholat. Doa qunut ini biasa dibaca ketika rokaat terakhir sholat shubuh, yakni setelah i’tidal. Adapun lafadznya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ. وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ. وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ. وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ

وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ. إِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ. وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ. وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Artinya: Ya Allah, berikanlah kami petunjuk sebagaimana orang yang sudah Kau berikan petunjuk. Berikan kami perlindungan sebagaimana orang yang Kau lindungi. Sayangi kami sebagaimana orang yang telah Kau sayangi. Beri keberkahan atas apa-apa yang telah Kau berikan kepada kami. Jauhkanlah kami dari kejelekan yang Kau telah takdirkan. Sesungguhnya Kau yang menjatuhkan hukum serta tidak ada yang memberikan hukuman kepada Engkau. Sesungguhnya orang yang Kau bela tidak akan terhina. Serta tidak akan mulia pula orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan kami yang Maha Tinggi.

Doa Sholat Dhuha

Setiap muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah, dan salah satu dari sholat sunnah tersebut adalah sholat dhuha. Sholat ini hanya dikerjakan setelah terbitnya matahari hingga datang waktu dhuhur. Usai melaksanakan sholat dhuha juga disunnahkan untuk membaca doa. Doa ini diajarkan oleh Rasulullah sendiri dan lafadznya sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya dhuha itu adalah dhuha-Mu, keagungan itu adalah keagungan-Mu, keindahan itu adalah keindahan-Mu, kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, penjagaan itu adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih ada di atas langit, turunkanlah. Jika masih ada di dalam bumi, keluarkanlah. Jika sulit, mudahkanlah. Jika haram, sucikanlah. Jika jauh, dekatkanlah. Dengan kebenaran Dhuha Engkau, kekuasaan Engkau, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan pada hamba-hamba yang sholeh.

Doa Sholat Hajat

Sholat hajat juga termasuk sholat sunnah. Sholat hajat ini dikatakan mempunyai banyak keistimewaan serta dianjurkan untuk dilakukan oleh siapa saja yang mempunyai hajat atau keinginan. Pasalnya, sholat hajat ini bermanfaat untuk memenuhi hajat. Usai sholat hajat juga sebaiknya membaca dzikir serta doa dengan urutannya sebagai berikut:

  1. Membaca istighfar
  2. Membaca sholawat nabi
  3. Membaca doa hajat yang lafadznya

لَاِلَهَ اِلَّااللهُ الْحَكِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّوَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ اِثْمٍ لَا تَدَعْ لِى ذَنْبًا اِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا اِلَّافَرَّجْتَهُ وَلَاحَاجَةً اِلَّا هِيَ لَكَ رِضًااِلَّاقَضَيْتَهَا يَااَرْحَمَ الرَّحِمِينَ

Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, yang Maha Penyantun serta Maha Pemurah. Maha Suci Allah Tuhan yang memelihara arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada Engkau saya memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat Engkau, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan Engkau. Dan mendapatkan keuntungan atas tiap dosa. Jangan Engkau biarkan dosa daripada saya, melainkan Kau ampuni. Tidak ada sesuatu kepentingan melainkan Kau berikan jalan keluar. Serta tidak ada suatu hajat yang memperoleh kerelaan Engkau melainkan Kau kabulkan. Wahai Tuhan yang Maha Pengasih serta Maha Penyayang.

Dzikir Al Ma’tsurat

Dzikir Al Ma’tsurat merupakan kumpulan dzikir yang di dalamnya terdapat ayat-ayat pilihan serta lafal dari hadits Rasulullah yang biasa beliau amalkan. Dzikir ini bisa diamalkan setiap hari, yakni pada pagi hari dan pada sore hari. Dzikir ini mempunyai banyak keutamaan dan di antaranya ialah melindungi rumah dari gangguan setan serta dicukupkannya kebutuhan di dunia.

1.     Al Ma’tsurat Pagi

  1. Membaca taawudz dan Al Fatihah
  2. Membaca surah Al Baqarah ayat 1 – 5, ayat kursi dan dua ayat setelahnya
  3. Membaca surah Al Baqarah ayat 284 – 286
  4. Membaca surah Ali Imran ayat 1 dan 2
  5. Membaca surah Thaha ayat 111 – 112
  6. Membaca surah At Taubah ayat 129 sebanyak 7 kali
  7. Membaca surah Al Kafirun
  8. Membaca surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An-Nas sebanyak 3 kali
  9. Membaca doa pagi hari berikut:

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ ِللهِ، وَالْحَمْدُ ِللهِ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Artinya: Kami berpagi hari serta berpagi hari pula kerajaan kepunyaan Allah. Segala puji bagi Allah yang tiada sekutu bagi Dia, tiada Tuhan selain Dia dan kepada Dia pula tempat kembali.

Membaca dzikir berikut:

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ.

Artinya: Pada waktu pagi kami memegang agama islam, kalimat yang ikhlas, agama nabi kita Nabi Muhammad saw serta agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan lurus, muslim serta tidak tergolong orang musyrik.

Membaca dzikir berikut sebanyak 3 kali:

اَللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِيْ مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ

Artinya: Ya Allah, nikmat yang saya terima atau yang diterima oleh seseorang di antara makhluk-Mu pada pagi ini ialah dari Engkau. Maha Esa Engkau, tidak ada sekutu bagi Engkau. Bagi Engkau pula segala puji serta kepada Engkau panjatan syukur dari semua makhluk.

Membaca dzikir pujian berikut:

يَا رَبِّ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيمِ سُلْطَانِكَ

Artinya: Wahai Tuhanku, segala puji bagi Engkau sebagaimana kemuliaan Engkau serta keagungan kekuasaan-Mu.

Membaca dzikir supaya diridhoi Allah sebanyak 3 kali:

رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًاإِلَّا كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يُرْضِيَهُ

Artinya: Saya ridho Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama serta Muhammad sebagai rasul.

Membaca dzikir tasbih sebanyak 3 kali:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

Artinya: Maha Suci Allah serta segala puji bagi Dia sebanyak bilangan Makhluk-Nya, seridha diri-Nya setimbangan arsy-Nya serta sebanyak tinta dari kata-kata-Nya

Membaca doa agar dilindungi dari musibah sebanyak 3 kali:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya: Dengan nama Allah yang bersama nama Dia sesuatu apapun tidak akan celaka baik itu di bumi dan juga di langit. Dia yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Doa supaya terhindar dari Syirik

اللهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada Engkau dari menyekutukan Engkau dengan sesuatu yang kami ketahui, dan kami memohon ampunan dari Engkau dari apa yang tidak kami ketahui.

Doa perlindungan dari keburukan sebanyak 3 kali

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Artinya: Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari keburukan yang Dia ciptakan.

Doa terhindar dari kesulitan:

اللهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِن الهَمّ وَ الحَزَنْ, وَ العَجْزِ وَ الكَسلْ, وَ البُخْلْ وَ الجُبْنِ,وَ ضَلَعِ الدَينِ, وَ غَلَبَتِ الرِ جَا لْ

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari sedih serta gelisah, lemah serta malas, pengecut serta kikir, dibebani hutang serta dikuasai manusia.

Memohon kesehatan serta perlindungan dari kufur, fakir dan azab kubur sebanyak 3 kali:

اَللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي, اَللّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي, اَللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي

اَللّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ, وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ, لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: Ya Allah berikanlah kesehatan atas badan saya, pendengaran saya, penglihatan saya dan tiada illah kecuali Engkau (sebanyak 3 kali):

Ya Allah sungguh saya berlindung kepada Engkau dari kufur dan fakir, ya Allah saya berlindung kepada Engkau dari azab kubur. Tiada illah kecuali Engkau (sebanyak 3 kali).

Sayyidul istighfar:

اَللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ, خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أََبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَ أَبُوْءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: Wahai Allah, Engkau Tuhan saya, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Saya ada di atas janji-Mu semampuku. Saya berlindung kepada Engkau dari keburukan perbuatan saya. Saya mengakui banyaknya nikmat yang Kau berikan kepada saya dan saya mengakui dosa-dosa saya, maka ampunilah saya. Karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.

Membaca doa berikut 3 kali:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ غُفِرَ

Artinya: Aku memohon ampunan Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup serta Maha Mengurus makhluk-Nya.

Membaca tasbih 100 kali dan dzikir berikut 10 kali atau bisa juga 1 kali:

اَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.

Artinya: Tiada Tuhan selain Allah tiada sekutu bagi Dia. Bagi Dia kerajaan serta segala pujian. Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu.

Doa memohon pertolongan serta perbaikan urusan

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ.

Artinya: Wahai Tuhan yang Maha Hidup, wahai Tuhan yang Berdiri sendiri, dengan rahmat Engkau saya memohon pertolongan, perbaiki segala urusan saya dan jangan diserahkan pada saya sekalipun sekejap mata (tanpa pertolongan dari Engkau)

Doa memohon ilmu, rizki dan amal:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Artinya: Ya Allah, sungguh saya memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal serta amal yang diterima.

Istighfar 100 kali dan doa supaya hati diteguhkan sebagai berikut:

يَا مُقَلّبَ القُلُوْبَ , ثَبّتْ قَلْبِي عَلَي دِينِكَ

Artinya: Wahat Dzat yang membolak balikkan hati, teguhkanlah hati saya atas agama-Mu.

Shalawat 10 kali sebagai berikut:

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ, كَمَا صَلَّــيْتَ عَـلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَإِبْـرَاهِيْمَ وَعَــلَى آلِ سَيـِّدِنَا إِبْـرَاهِيْمَ فِي الْعَالَمِيْنَ, إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ (عَشْرًا)

2.     Al Ma’tsurat Sore

Untuk Al Ma’tsurat sore sebenarnya sama seperti di atas, hanya saja doa pagi harinya diganti menjadi doa sore hari sebagai berikut:

أَمْسَيْنَا وأَمْسَى الْمُلْكُ ِللهِ، وَالْحَمْدُ ِللهِ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ وَإِلَيْهِ الْمَصِيْر

Artinya: Kami bersore hari serta bersore hari pula kerajaan kepunyaan Allah. Segala puji bagi Allah yang tiada sekutu bagi Dia, tiada Tuhan selain Dia dan kepada Dia pula tempat kembali.

Baik dzikir maupun doa adalah dua hal yang sebaiknya tidak ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir serta doa di atas hanyalah sebagian kecil. Masih banyak doa lain sesuai dengan kondisi tertentu yang sebaiknya juga dikuasai.