Formasi CPNS Kemenkumham 2026 menjadi salah satu topik yang paling banyak menarik perhatian para pencari kerja di Indonesia. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dikenal sebagai instansi favorit dalam setiap seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil karena secara konsisten membuka peluang bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA/sederajat hingga Sarjana.
Tingginya minat pelamar membuat persaingan diperkirakan kembali ketat pada seleksi tahun 2026. Oleh karena itu, bagi para pejuang NIP, memahami informasi formasi, estimasi kuota, serta persyaratan pendaftaran sejak dini menjadi langkah strategis agar lebih siap menghadapi seleksi.
Menjelang pembukaan rekrutmen CPNS, informasi mengenai jumlah formasi, kualifikasi pendidikan, dan jurusan yang dibutuhkan pun semakin dinantikan oleh masyarakat.
Berikut penjelasan lebih tentang CPNS Kemenkumham: syarat, formasi, jurusan, jadwal, dan tips yang bisa kamu ketahui:
Apa Itu CPNS Kemenkumham?

CPNS Kemenkumham adalah program rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di berbagai unit kerja. Program ini membuka kesempatan bagi lulusan SMA/sederajat hingga S2 untuk mengisi beragam formasi, seperti Penjaga Tahanan, Analis Hukum, serta petugas Keimigrasian.
Proses seleksi CPNS Kemenkumham dilakukan secara ketat dan berjenjang, mulai dari seleksi administrasi, Tes Kompetensi Dasar (TKD), hingga Tes Kompetensi Bidang (TKB) yang mencakup aspek akademik maupun fisik, sesuai dengan jabatan yang dilamar.
Melalui tahapan ini, Kemenkumham berupaya menjaring calon aparatur sipil negara yang kompeten, berintegritas, dan siap mendukung tugas serta fungsi kementerian. Ketahui apa itu HAM untuk menambah pengetahuanmu!
Informasi Lengkap Formasi CPNS Kemenkumham
Berdasarkan pengumuman resmi, Kemenkumham telah menyiapkan formasi CPNS untuk tahun 2026 dengan jumlah kuota yang cukup besar. Rekrutmen ini mencakup berbagai posisi di sejumlah unit kerja, seperti Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Imigrasi, hingga Inspektorat Jenderal.
Untuk mendukung proses seleksi yang transparan, Kemenkumham juga menyediakan informasi lengkap mengenai formasi, persyaratan, serta alur pendaftaran melalui situs resminya. Kuota CPNS 2026 diperkirakan mencapai ribuan posisi yang akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit kerja.
Hal ini mencerminkan komitmen Kemenkumham dalam membuka peluang luas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelajari bagaimana cara cek formasi CPNS 2026 yang bisa kamu ketahui!
Persyaratan CPNS Kemenham 2026
Dalam seleksi CPNS Kemenham 2026, pelamar wajib memenuhi dua kategori persyaratan, yaitu persyaratan umum dan persyaratan khusus sesuai jabatan yang dilamar.
Persyaratan Umum
Setiap pelamar PPPK Kemenham 2026 harus memenuhi ketentuan berikut:
- Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Berusia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 40 tahun pada saat melakukan pendaftaran melalui portal https://sscasn.bkn.go.id.
- Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun yang relevan dengan jabatan yang dilamar.
- Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana penjara 2 tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
- Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, maupun sebagai pegawai swasta termasuk di lingkungan BUMN atau BUMD.
- Tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, calon PPPK, PPPK, PPPK paruh waktu, prajurit TNI, atau anggota Polri.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.
- Tidak pernah terlibat dalam pelanggaran pada proses seleksi ASN sebelumnya.
- Tidak berstatus sebagai peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi ASN dan masih dalam proses penetapan nomor induk.
- Tidak pernah mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi ASN dan masih dalam masa sanksi.
- Belum pernah mendaftar seleksi PPPK di instansi lain pada periode kebutuhan tahun 2025.
- Tidak terlibat dalam organisasi terlarang.
- Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dilamar.
- Memiliki ijazah dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75.
- Bagi lulusan luar negeri, wajib melampirkan surat penyetaraan ijazah dan konversi IPK.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Bersedia menyerahkan surat keterangan sehat jasmani, sehat rohani, serta bebas narkoba setelah dinyatakan lulus seleksi.
Persyaratan Khusus
Selain memenuhi persyaratan umum, pelamar juga wajib memenuhi persyaratan tambahan sesuai dengan jabatan yang dilamar, antara lain:
- Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama: Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang SDM, kepegawaian, atau personalia.
- Perencana Ahli Pertama: Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang perencanaan, evaluasi kebijakan, program strategis, kegiatan, atau penganggaran.
- Apoteker Ahli Pertama: Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang pelayanan kefarmasian atau industri farmasi serta memiliki Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) yang masih berlaku.
- Penata Layanan Operasional: Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang pelayanan, penanganan pengaduan, pekerjaan sosial, penyuluhan, atau penyusunan modul dan kurikulum.
- Pengelola Layanan Operasional: Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang pelayanan, penanganan pengaduan, pekerjaan sosial, penyuluhan, atau penyusunan modul dan kurikulum.
Jurusan yang Dibutuhkan dalam Formasi CPNS Kemenkumham
Kemenkumham membuka peluang bagi lulusan dari berbagai latar belakang pendidikan. Beberapa jurusan yang umumnya dibutuhkan dalam formasi CPNS Kemenkumham antara lain:
- Hukum: Menjadi jurusan yang paling banyak dibutuhkan karena berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi Kemenkumham.
- Administrasi Publik: Dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan administrasi dan tata kelola pemerintahan.
- Ilmu Sosial dan Politik: Relevan dalam perumusan serta analisis kebijakan publik.
- Psikologi: Diperlukan untuk keperluan asesmen, pembinaan, dan evaluasi sumber daya manusia.
- Teknik Informatika: Kebutuhan tenaga IT semakin meningkat seiring transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Dengan memahami informasi formasi, syarat, dan jurusan yang dibutuhkan, calon pelamar dapat mempersiapkan diri secara lebih matang untuk menghadapi seleksi CPNS Kemenkumham 2026. Ketahui bagaimana cara membuat NPWP yang bisa kamu ikuti!
Formasi CPNS Kemenkumham 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Pola rekrutmen CPNS Kemenkumham relatif stabil dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, calon pelamar dapat menggunakan data seleksi sebelumnya sebagai gambaran untuk mempersiapkan diri menghadapi rekrutmen tahun 2026. Berikut perkiraan formasi yang berpotensi besar kembali dibuka, dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan.
1. Formasi Lulusan SMA/SMK Sederajat
Jenjang ini biasanya menjadi penyumbang kuota terbesar. Sebagian besar jabatan tidak mensyaratkan jurusan tertentu, sehingga terbuka bagi lulusan SMA IPA, IPS, Bahasa, maupun SMK dari berbagai jurusan.
- Penjaga Tahanan (Polsuspas): Bertugas menjaga keamanan serta melakukan pembinaan terhadap warga binaan di Lapas dan Rutan.
- Pemeriksa Keimigrasian Pemula: Bertanggung jawab melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan di kantor imigrasi, bandara internasional, dan pos lintas batas negara.
2. Formasi Lulusan D3
Formasi Diploma 3 umumnya ditempatkan pada posisi teknis dan administratif yang mendukung operasional kementerian.
- Asisten Arsiparis: Mengelola dan menata arsip serta dokumen penting milik negara dan instansi.
- Pengelola Keuangan: Membantu pelaksanaan administrasi dan pengelolaan keuangan pada satuan kerja.
- Pranata Komputer Terampil: Menangani sistem teknologi informasi dan pengelolaan data di lingkungan kantor wilayah.
3. Formasi Lulusan S1/D4
Untuk jenjang sarjana atau diploma empat, Kemenkumham biasanya menetapkan persyaratan jurusan yang lebih spesifik, seperti Hukum, Psikologi, Akuntansi, hingga Kesehatan.
- Analis Hukum: Melakukan kajian dan analisis terhadap peraturan perundang-undangan.
- Pembimbing Kemasyarakatan (PK): Bertugas menyusun penelitian kemasyarakatan (litmas) serta mendampingi klien pemasyarakatan di Balai Pemasyarakatan (Bapas).
- Dokter dan Perawat: Memberikan layanan kesehatan di lingkungan Lapas dan Rutan.
- Analis Keimigrasian Ahli Pertama: Menangani analisis lanjutan dan perumusan kebijakan teknis di bidang keimigrasian.
Cara Mendaftar CPNS Kemenkumham 2026
Pendaftaran seleksi PPPK Kemenham 2026 dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN. Agar proses berjalan lancar, perhatikan ketentuan berikut:
- Pelamar wajib melakukan registrasi akun melalui laman https://sscasn.bkn.go.id
menggunakan NIK dan data kependudukan yang valid. - Pembuatan akun hanya diperbolehkan satu kali, sehingga pastikan data yang dimasukkan sudah benar.
- Simpan username dan password dengan baik untuk menghindari kendala saat login.
- Pelamar dilarang mendaftar lebih dari satu formasi atau menggunakan lebih dari satu NIK.
- Setelah seluruh tahapan pendaftaran selesai dan data berhasil dikirim, pelamar wajib mencetak kartu pendaftaran sebagai bukti resmi telah mendaftar.
Berkas CPNS Kemenkumham 2026
Seluruh dokumen persyaratan diunggah dalam bentuk scan berwarna melalui portal SSCASN sesuai ketentuan berikut:
Surat Lamaran
- Diketik dan ditujukan kepada Menteri Hak Asasi Manusia.
- Ditandatangani menggunakan tinta hitam.
- Dibubuhi meterai Rp10.000.
- Menggunakan format resmi yang tersedia di laman Kemenham.
Surat Pernyataan 16 Poin
- Diketik sesuai format resmi Kemenham.
- Ditandatangani tinta hitam dan bermeterai Rp10.000.
Surat Keterangan Pengalaman Kerja
- Dokumen asli dan relevan dengan jabatan yang dilamar.
- Masa kerja dihitung hingga 31 Desember 2025.
- Jika lebih dari satu surat, digabungkan dalam satu file PDF.
Identitas Diri
- Scan e-KTP atau surat keterangan perekaman dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
Pas Foto Terbaru
- Latar belakang berwarna merah.
- Berpakaian formal dan bukan swafoto.
- Diambil maksimal 6 bulan terakhir.
Ijazah Asli
- Bukan fotokopi atau legalisir.
- Lulusan luar negeri wajib melampirkan surat penyetaraan ijazah.
Transkrip Nilai Asli
- Seluruh halaman transkrip.
- Lulusan luar negeri wajib melampirkan konversi IPK.
Surat Tanda Registrasi (STR)
- Khusus untuk jabatan apoteker.
- STR wajib masih aktif dan berlaku.
Jadwal Pelaksanaan PPPK Kemenham 2026
Pelaksanaan seleksi PPPK Kemenham 2026 telah disusun secara bertahap, mulai dari pengumuman hingga penetapan nomor induk PPPK. Berikut rangkaian jadwal seleksi yang perlu diperhatikan oleh calon pelamar:
- Pengumuman seleksi: 31 Desember 2025 – 14 Januari 2026
- Pendaftaran online: 7 – 23 Januari 2026
- Seleksi administrasi: 8 – 29 Januari 2026
- Pengumuman hasil administrasi: 30 Januari 2026
- Masa sanggah administrasi: 31 Januari – 2 Februari 2026
- Jawaban sanggah administrasi: 1 – 3 Februari 2026
- Pengumuman hasil pascasanggah: 4 Februari 2026
- Pengumuman jadwal seleksi kompetensi: 8 – 10 Februari 2026
- Pelaksanaan seleksi kompetensi: 11 – 17 Februari 2026
- Pengumuman hasil seleksi kompetensi: 24 – 26 Februari 2026
- Pengumuman jadwal seleksi kompetensi tambahan: 7 – 16 Maret 2026
- Pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan: 27 – 31 Maret 2026
- Pengumuman hasil akhir seleksi: 11 April 2026
- Masa sanggah hasil akhir: 12 – 14 April 2026
- Pengumuman hasil akhir pascasanggah: 26 April 2026
- Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan penetapan NIP PPPK: 27 April – 11 Mei 2026
- Usulan penetapan Nomor Induk PPPK: 12 – 25 Mei 2026
Apa Saja Tes CPNS Kemenkumham

Bagi peserta CPNS Kemenkumham formasi SMA/SMK sederajat, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tidak hanya terdiri dari satu jenis ujian. Terdapat empat tahapan SKB yang harus diikuti, masing-masing dirancang untuk menilai kesiapan fisik, mental, keterampilan, serta kompetensi pelamar sesuai kebutuhan jabatan.
Berikut penjelasan lengkap setiap jenis tes SKB CPNS Kemenkumham:
1. Tes Kesehatan, Pemeriksaan Fisik, dan Psikotes
Tahap ini bertujuan memastikan pelamar memenuhi standar kesehatan dan kesiapan psikologis.
- Pemeriksaan fisik dilakukan secara langsung untuk memastikan tidak terdapat kondisi fisik yang dapat menghambat pelaksanaan tugas. Pemeriksaan umumnya meliputi tinggi dan berat badan, postur tubuh, kondisi anggota gerak, serta aspek fisik lainnya.
- Psikotes digunakan untuk menilai kemampuan kognitif, kepribadian, minat, dan bakat guna melihat kesesuaian karakter pelamar dengan jabatan yang dilamar.
Perlu diperhatikan, tahapan ini bersifat menggugurkan. Apabila tidak lolos salah satu komponen, peserta tidak dapat melanjutkan ke tahap SKB berikutnya. Ketahui bagaimana contoh tes psikotes yang bisa kamu pelajari!
2. Tes Kesamaptaan dan Keterampilan
Tes ini berfokus pada kebugaran jasmani dan potensi keterampilan pelamar.
- Tes kesamaptaan bertujuan mengukur stamina dan kondisi fisik, dengan jenis tes yang disesuaikan berdasarkan jenis kelamin:
- Pria: lari, push up, sit up, pull up, dan shuttle run.
- Wanita: lari, modified push up, chinning, modified sit up, dan shuttle run.
- Tes keterampilan dilakukan untuk menilai bakat, minat, serta kemampuan tertentu. Penilaian dapat dilakukan melalui uji praktik langsung atau berdasarkan sertifikat prestasi yang relevan.
3. Tes Wawancara
Wawancara dalam SKB CPNS Kemenkumham bertujuan menggali profil pelamar secara menyeluruh, meliputi:
- Alasan dan motivasi melamar CPNS Kemenkumham.
- Pemahaman terhadap tugas dan fungsi jabatan yang dipilih.
- Kompetensi dan keterampilan yang dimiliki.
- Rencana pengembangan diri apabila diterima.
- Pandangan terhadap isu-isu hukum dan hak asasi manusia.
Tes wawancara umumnya dilaksanakan bersamaan dengan tes keterampilan.
4. Tes SKB CAT BKN
Selain rangkaian tes di atas, pelamar juga wajib mengikuti SKB berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Materi SKB CAT BKN berbeda dengan SKD karena lebih menitikberatkan pada substansi jabatan yang dilamar, baik untuk Jabatan Fungsional (JF) maupun Jabatan Pelaksana (JP).
Persiapan Menghadapi Tes CPNS Kemenkumham
Memahami jenis tes CPNS Kemenkumham saja belum cukup. Kamu juga perlu mempersiapkan strategi belajar, kondisi fisik, serta mental agar dapat menghadapi setiap tahapan seleksi dengan optimal dan penuh percaya diri.
Strategi Belajar Menghadapi TKD
Tes Kompetensi Dasar (TKD) sering kali menjadi tantangan utama bagi banyak peserta. Oleh karena itu, penguasaan materi dasar menjadi hal yang sangat penting.
- Pelajari materi TIU, TWK, dan TKP: Fokuskan belajar pada Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Pahami tipe soal, pola pertanyaan, serta contoh soal terbaru agar tidak kaget saat ujian.
- Gunakan sumber belajar resmi: Manfaatkan buku atau materi latihan yang direkomendasikan pemerintah agar materi yang dipelajari tetap relevan dengan standar ujian.
- Latihan soal secara konsisten: Rutin mengerjakan soal latihan akan membantu meningkatkan kecepatan, ketelitian, dan kepercayaan diri dalam menjawab soal saat tes berlangsung.
Persiapan Materi TKB Kemenkumham
Tes Kompetensi Bidang (TKB) bertujuan mengukur kemampuan teknis sesuai formasi yang dilamar. Karena itu, persiapan harus lebih spesifik dan mendalam.
- Pelajari materi sesuai bidang formasi: Pastikan kamu memahami materi teknis yang relevan dengan formasi, seperti hukum, administrasi, atau bidang teknis lainnya.
- Ikuti bimbingan belajar bila diperlukan: Mengikuti kelas atau bimbingan khusus TKB dapat membantu memperdalam pemahaman dan memberikan gambaran soal yang lebih terarah.
- Perbanyak latihan soal teknis: Selain mempelajari teori, biasakan mengerjakan soal-soal teknis agar lebih siap menghadapi ujian sesungguhnya.
Menjaga Kondisi Fisik dan Mental
Persiapan akademik perlu diimbangi dengan kondisi fisik dan mental yang prima agar performa tetap maksimal saat tes.
- Jaga kesehatan dan stamina tubuh: Konsumsi makanan bergizi, perbanyak minum air putih, dan hindari begadang agar tubuh tetap fit.
- Atur waktu istirahat dengan baik: Tidur yang cukup membantu menjaga fokus dan daya ingat saat mengerjakan soal.
- Latih ketenangan dan konsentrasi: Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi ringan dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan fokus.
Tips Sukses Saat Hari Tes CPNS Kemenkumham
Hari ujian adalah momen penting untuk membuktikan seluruh persiapan yang telah dilakukan. Perhatikan hal-hal berikut agar tes berjalan lancar.
- Datang lebih awal ke lokasi ujian: Datang lebih cepat membantu menghindari keterlambatan dan memberi waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
- Lengkapi seluruh dokumen wajib: Pastikan membawa KTP, kartu peserta ujian, dan dokumen pendukung lain sesuai ketentuan agar tidak mengalami kendala saat registrasi.
- Tetap fokus dan tenang selama ujian: Jangan panik saat menghadapi soal sulit. Kerjakan dengan tenang dan pilih jawaban terbaik sesuai kemampuan.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Banyak peserta gagal bukan karena kurang pintar, tetapi karena kesalahan kecil yang sebenarnya bisa dihindari.
- Persiapan yang kurang matang: Belajar setengah-setengah atau kondisi fisik yang kurang prima dapat memengaruhi hasil ujian.
- Panik dan kurang percaya diri: Rasa cemas berlebihan bisa mengganggu konsentrasi dan logika berpikir.
- Kurang teliti membaca instruksi: Pastikan membaca setiap petunjuk soal dengan saksama agar tidak salah dalam menjawab.
Menjaga Motivasi dan Konsistensi Selama Seleksi
Kunci utama untuk lolos seleksi CPNS Kemenkumham adalah konsistensi dan semangat yang terus terjaga dari awal hingga akhir.
- Tetap bersemangat meski menghadapi tantangan: Jangan mudah menyerah saat menemui kesulitan atau hasil latihan yang belum memuaskan.
- Rutin berlatih dan evaluasi kemampuan: Lakukan evaluasi berkala untuk mengetahui kekurangan dan memperbaikinya secara bertahap.
- Percaya pada kemampuan diri sendiri: Keyakinan dan mental positif akan sangat membantu kamu melewati seluruh rangkaian seleksi dengan lebih baik.
Kesimpulan
Formasi CPNS Kemenkumham 2026 kembali menjadi peluang besar bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkarier sebagai aparatur sipil negara. Dengan dibukanya formasi untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMA/SMK hingga Sarjana, Kemenkumham memberikan kesempatan luas bagi pelamar dari beragam latar belakang untuk berkontribusi dalam bidang hukum, hak asasi manusia, pemasyarakatan, dan keimigrasian.
Namun, tingginya minat pelamar membuat persaingan dipastikan sangat ketat. Oleh karena itu, memahami sejak awal informasi mengenai formasi, persyaratan, alur pendaftaran, jenis tes, hingga jadwal seleksi menjadi langkah krusial agar persiapan dapat dilakukan secara matang.
Tidak hanya kesiapan akademik, kondisi fisik, mental, serta konsistensi dalam belajar juga menjadi faktor penentu keberhasilan. Ketahui tentang apa itu CPNS Kejaksaan untuk menambah pengetahuanmu!
Dengan perencanaan yang baik, disiplin dalam berlatih, serta sikap percaya diri, peluang untuk lolos seleksi CPNS Kemenkumham 2026 akan semakin terbuka. Bagi para pejuang NIP, persiapan sejak dini bukan hanya pilihan, melainkan kunci utama untuk menghadapi seleksi dan meraih hasil terbaik.