4 Contoh Teks Ceramah Singkat Beserta Strukturnya

Orang lebih suka mendengar dari pada membaca, maka budaya ceramah sangat populer dan mendapat tempat di hati masyarakat. Anda sering tampil menyampaikan materi pidato? Anda butuh banyak contoh teks ceramah yang bagus dan berkualitas sesuai dengan kebutuhannya.

Bagaimana struktur teks ceramah? Kamu bisa memelajarinya dalam artikel ini.

Pengertian Teks Ceramah

Ceramah merupakan penyampaian materi tentang agama yang disampaikan oleh seorang ustaz, kyai atau orang yang memiliki otoritas di bidang pengetahuan agama. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan inspirasi, informasi dan motivasi agar audiens bertambah semangat dalam beribadah dan beramal saleh.

Ceramah termasuk salah satu  metode dakwah paling populer dan banyak digunakan oleh para kyai dan ustaz sejak dulu hingga sekarang. Mereka biasanya menyampaikan ceramah pada jamaahnya di dalam musala, masjid dan komunitas-komunitas pengajian tertentu.

Penyampaian ilmu melalui ceramah sangat populer karena termotivasi oleh sabda nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam:

“Mencari ilmu mulai dari kandungan hingga liang lahat”.

Bukan hanya itu, seorang muslim pasti menyadari bahwa ilmu agama adalah ilmu terapan yang bisa mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbeda dengan ilmu yang lainnya, yaitu yang tak semua bisa dipraktikkan.

Baca juga: Teks Ceramah, Pengertian, Tujuan Dan Pembukaan Ceramah yang Menarik

Struktur Ceramah

Sebuah teks ceramah biasanya terdiri dari tiga bagian penting. Meliputi; pembukaan, isi dan penutup.

Berikut penjelasannya secara detail:

Pembukaan Ceramah

Pada pembukaan teks ceramah ini seorang penceramah perlu menyajikan sesuatu yang menarik, isu yang sedang berkembang, permasalahan yang dihadapi banyak orang dan pandangan yang menggelitik pendengar. Sehingga mereka merasa tertarik dan penasaran dengan materi ceramahnya.

Materi Ceramah

Seorang penceramah menyampaikan gagasan, pemaparan dan materi inti pada tahapan ini. Ia perlu menyampaikan materi dengan ilustrasi yang menarik. Sesekali dengan selingan canda tawa dan guyon yang tidak mengganggu materi inti yang ia sampaikan.

Materi ceramah ini merupakan gagasan besar yang ingin penceramah sampaikan pada audiensnya.  Pada bagian ini dia bisa menyampaikan materi secara terstruktur, sistematis dan poin-poin penting sehingga mudah diingat oleh audiens.

Penceramah perlu menyampaikan materi dengan argumentasi dan dasar yang kuat. Baik argumentasi yang bersumber dari hukum primer; al Quran, Hadis atau keterangan ulama yang punya kapasitas dan kaliber dunia yang keilmuannya diakui.

Penutup Ceramah

Dalam penutup ini seorang penceramah menyampaikan kesimpulan, inti dari materi yang ia sampaikan sebelumnya. Kesimpulan ini akan membantu pendengar untuk memperoleh hikmah dari materi yang ia sampaikan selama beberapa waktu yang lalu.

Boleh dibilang penutup merupakan intisari yang penceramah sampaikan sebelum menutup ceramahnya.

Dalam penutup ceramah ini seorang penceramah juga menyampaikan permohonan maaf serta salam penutup.

Contoh Teks Ceramah yang Menarik

Contoh Teks Ceramah Tentang Kesehatan

Pembukaan Ceramah

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Kepada bapak ibu guru yang berbahagia, izinkan saya berdiri di sini untuk menyampaikan ceramah tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Kesehatan merupakan anugerah terbesar Allah untuk kita, namun kita sering lupa menjaganya. Akhirnya, tubuh kita jadi sakit.

Materi Ceramah

Satu hal yang sering kita lalaikan dalam hidup ini adalah kesehatan. Kesehatan merupakan pemberian Tuhan untuk kita. Banyak orang yang lalai menjaga kesehatannya hingga tubuhnya sakit. Mereka berangkat pagi pulang sore, bekerja keras untuk mengumpulkan uang. Di sela-sela kesibukannya, mereka lupa untuk makan dan memenuhi kebutuhan tubuh. Ini adalah sebuah kezaliman.

Bila kita lalai menjaga kesehatan, maka tubuh akan mudah terserang penyakit. Akhirnya, jatuh sakit dan tak bisa beribadah dengan tenang. Bukan hanya itu, aktivitas kita juga akan terganggu.

Maka, menjaga kesehatan merupakan kewajiban kita. Bukan hanya itu, menjaga kesehatan adalah bagian dari menjalankan amanah Allah karena kesehatan adalah pemberian Allah yang harus kita jaga sebaik-baiknya. Tanpa tubuh yang sehat, kita tak bisa beribadah dengan  tenang.

Penutup

Tubuh yang sehat merupakan nikmat terbesar Allah untuk hidup ini. tentu, setelah nikmat Iman Islam dan ihsan. Nikmatnya sehat, melebihi nikmatnya harta, uang dan emas permata. Jadi, mumpung kita sehat, yuk mensyukuri nikmat sehat.

Demikian materi ceramah yang bisa saya sampaikan tentang pentingnya menjaga kesehatan. Semoga apa yang saya sampaikan ini bermanfaat. Kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Contoh Teks Ceramah Tentang Kenakalan Remaja

Pembukaan Ceramah

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Bapak ibu guru yang berbahagia, sahabat sahabatku tercinta. Pada siang hari ini saya berdiri di sini untuk menyampaikan materi tentang  kenakalan remaja.

Remaja adalah generasi yang sangat ditunggu kehadiran. Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Kita yang hari ini masih berseragam sekolah, tiap hari berangkat ke sekolah kadang tidak terpikirkan untuk menjadi pemimpin atau orang penting di masa yang akan datang.  Tetapi kita harus menyadari bahwa mau tak mau kita harus menggantikan orang tua, guru dan pemimpin kita di masa mendatang.

Materi Ceramah

Salah satu masalah sosial yang belum bisa teratasi dengan baik adalah kenakalan remaja. Sebagai generasi yang ada di masa transisi dari masa anak-anak ke masa dewasa, remaja sering merasa belum mampu mengendalikan dirinya. Sehingga mereka  melampiaskan kekesalannya dengan berbuat nakal.

Sebenarnya, kenakalan itu bukan sebuah aib asalkan dalam batas tertentu dan tidak berlebihan.  Betapa tidak, remaja ada dalam masa pencarian jati diri. Mereka masih mencari tahu siapa jati diri mereka, apa cita-cita dan impian mereka

Remaja yang nakal adalah remaja yang belum tahu siapa jati dirinya sehingga mereka ada dalam proses pencarian jati diri.

Saat melihat teman kita yang masih nakal, kita tidak boleh memfonis dan menghakimi sendiri. Sebaliknya, kita harus memberi dukungan agar mereka sadar dan kembali ke jalan yang benar.

Kita harus memotivasi mereka bahwa remaja hari ini adalah pemimpin yang akan datang

Sebagaimana sabda nabi pemuda hari ini adalah pemimpin yang mendatang

Inilah beberapa cara untuk menangkal dan mengatasi kenakalan remaja:

  1. Memanfaatkan waktu sebaik-baiknya
  2. Mencari teman terbaik
  3. Menghiasi diri dengan akhlak mulia
  4. Berteman dengan anak yang punya semangat belajar
  5. Dan memperbaiki diri

Kita harus menyadari bahwa masa remaja adalah masa terbaik untuk memupuk impian dan cita-cita harus yakin bahwa kita akan menjadi orang benar orang besar dan orang yang bermanfaat di masa yang akan datang.

Penutup Ceramah

Bila ada remaja yang nakal, itu sesuatu yang wajar. Mereka ada dalam masa pencarian jati diri.  Tentu, masa pencarian jati diri ini tak boleh terlalu lama. Kita harus segera menemukan siapa jati diri kita. Salah satunya adalah dengan membangun impian dan cita-cita terbaik. Agar kita bisa mengisi masa remaja kita dengan belajar, ilmu pengetahuan dan pengalaman.

Semua kita lakukan agar kita tidak terjerumus kepada kenakalan remaja.

Demikian materi ceramah tentang kenakalan remaja yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Contoh Teks Ceramah Tentang Kebersihan

Pembukaan Ceramah

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Izinkan saya berdiri di sini untuk menyampaikan ceramah tentang pentingnya menjaga kebersihan.

Kebersihan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. Tanpa kebersihan yang terjaga, maka tak ada bedanya antara manusia dengan hewan. Mereka tidak tahu ilmu untuk mengenal Allah, akhlak dan tak punya hati.

Materi Ceramah

Kita harus selalu berusaha untuk menjaga kesehatan; baik kesehatan diri, pribadi di lingkungan rumah dan apa pun yang ada di sekitar kita. Menjaga kesehatan merupakan sebagian penting dari keimanan seorang manusia. Hal ini sebagaimana sabda nabi Muhammad Shallallallahu Alaihi WaSallam

النَّظَافَةُ مِنَ الْإيْمَانِ

“Kebersihan adalah Sebagian dari Iman”

Seseorang dikatakan beriman secara sempurna bila mereka mampu menjadi kebersihan diri rumah dan lingkungannya dengan baik.

Kebersihan yang terjaga menjadi barometer keislaman seseorang secara sempurna.

Seorang muslim yang memiliki ilmu tinggi, rajin beribadah, rajin mengaji tetapi tidak menjaga kebersihan diri rumah dan lingkungannya, maka keimanan belum sempurna.

Memang menjaga kebersihan itu sesuatu yang berat bila kita belum terbiasa, maka kita perlu membiasakan diri, keluarga dan lingkungan kita untuk menjaga kebersihan. Kita sudah terbiasa menjaga kebersihan, maka kebiasaan ini akan terjaga dan sulit untuk kita  melanggarnya.

Karena sudah menjadi kebiasaan. Terbiasa, maka sulit baginya untuk mengerjakan sesuatu yang tak bisa saya lakukan bila seseorang terbiasa menjaga kebersihan, maka hasil baginya untuk berbagi kontak membuang sampah sembarangan.

Penutup Ceramah

Kepedulian menjaga kebersihan menjadi tolak ukur keimanan seseorang secara sempurna seseorang yang tak mau menjaga kebersihan boleh dibilang keimanannya tidak sempurna.

Maka kita perlu peduli tahu dan sadar bahwa kebersihan adalah sesuatu yang penting dalam agama kita yang mulianya agama Islam. Bila kita menjaga kebersihan dengan serius maka kita telah menjalankan ajaran agama dengan tepat sebaliknya bila kita lalai dari menjaga kebersihan kita telah meninggalkan ajaran penting dalam Islam apabila ibu guru sahabat-sahabatnya berbagai hal yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Contoh Ceramah Tentang Pendidikan Pasca Pandemi

Pembukaan Ceramah

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Saya  berdiri di sini untuk menyampaikan materi tentang pendidikan pasca  pandemi.

Tanpa kita sadari datang lebih cepat banyak orang yang galau dan bingung menghadapi masa  pandemik.  Banyak usaha gulung tikar banyak toko tutup walaupun begitu pendidikan tetap harus berjalan dan tidak boleh berhenti.

Kita harus kembali menghidupkan pendidikan. Bahkan pendidikan harus lebih maju kredibel dan berkualitas dari sebelumnya.  Pendidikan akan menjamin kreativitas kecerdasan keterampilan dan peradaban manusia.

Isi Ceramah

Menjalankan belajar dari rumah melalui media digital daring.  Pendidikan harus kembali normal dan lebih maju.  Jangan sampai membuat kita mundur ke belakang.

Sebaliknya, pasca pandemi kita harus terbiasa dengan belajar keras belajar jarak jauh belajar tuntas.

Ada di dalam kelas ada dalam buku tetapi pendidikan terbaik ada dalam dada jiwa dan semangat manusia.

Bila seseorang telah memiliki semangat dan antusias belajar maka mereka akan tetap belajar di mana pun mereka berada. Mereka bukan belajar karena memiliki seragam yang bagus, duduk di kursi yang bagus, kelas yang representatif dan buku-buku penunjang yang lengkap tetapi mereka mau belajar karena mereka yakin bahwa belajar adalah perintah Tuhan untuk mereka. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam al Quran:

“Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang telah Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qolam (pena). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al ‘Alaq: 1-5)

Penutup Ceramah

Belajar adalah ruh dan kehidupan manusia. Tanpa belajar ilmu dan pembelajaran, maka manusia akan turun derajatnya menjadi seperti hewan. Pembeda utama antara manusia dengan hewan ada pada ilmu pengetahuan dan otaknya. Otak tak akan pernah terisi ilmu pengetahuan, pemahaman, kesadaran tanpa proses belajar.

Inilah yang bisa saya sampaikan terkait tentang pembelajaran pasca pandemi. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Kesimpulan

Untuk bisa menyampaikan materi ceramah dengan tepat, maka kamu perlu banyak membaca contoh teks ceramah  yang berkesan dan berbobot. Bila kamu mau belajar, maka materi ceramahmu akan berbobot dan bermutu. Sebaliknya, bila kamu tak mau belajar, maka materi ceramahmu ya gitu-gitu saja. Tak akan banyak berdampak bagi pendengarnya.