Contoh Iklan

Memahami contoh iklan sangat penting untuk mereka yang sedang bergerak dibidang pemasaran online. Dengan memahami beberapa contoh dari iklan mereka bisa membuat iklan untuk promosi dengan kualitas yang baik. Bahkan informasi yang ada didalamnya bisa sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

Untuk mengetahui seperti apa iklan dan juga beberapa contohnya secara rinci. Tidak ada salahnya untuk menyimak ulasan yang akan dibahas di bawah ini. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan informasi yang sangat menarik.

Definisi Teks Iklan

Teks iklan adalah salah satu media yang digunakan untuk melakukan promosi baik itu secara langsung ataupun tidak langsung. Promosi langsung bisa dilakukan dengan memberikan CTA atau call to action. Dengan membaca tulisan itu saja maka calon pembeli bisa terpengaruhi.

Contoh Iklan

Selain menggunakan teks secara langsung bisa juga menggunakan percakapan atau kata-kata yang diucapkan oleh bintang iklan. Bisa iklan dalam bentuk video yang akan mempengaruhi secara langsung psikologi dari calon pembeli agar semakin tertarik.

Selain itu iklan juga bisa dalam bentuk gambar atau video dengan desain yang sempurna. Intinya video harus memiliki beberapa hal seperti kemasan yang menarik dan juga bahasa sederhana tetapi mudah menarik perhatian banyak orang.

Itulah kenapa iklan sering sekali dibagi menjadi beberapa jenis khususnya iklan yang secara langsung dan yang tidak langsung. Semuanya memiliki struktur sendiri meski secara umum selalu melakukan promosi agar menarik banyak sekali pembeli untuk melakukan transaksi.

Apabila suatu teks iklan bisa mendatangkan banyak sekali konversi. Bisa dikatakan jika iklan itu sudah berhasil sehingga wajib untuk diulang lagi atau diberi tambahan tertentu agar hasilnya semakin maksimal.

Fungsi Teks Iklan

Memahami fungsi dari teks iklan sangat penting khususnya mereka yang memiliki bisnis. Berikut beberapa fungsi dari iklan yang harus diketahui oleh semua orang.

  1. Mengenalkan Produk

Mengenalkan Produk

Fungsi pertama dari Iklan adalah untuk mengenalkan produk kepada orang lain. Apalagi jika produk itu masih tergolong baru dan belum memiliki banyak sekali pengguna. Dengan mengenalkan produk seseorang bisa memberikan informasi dengan lebih mudah dan juga cepat.

Tujuan pertama pengenalan produk tidaklah untuk meningkatkan penjualan. Tetapi untuk mengenalkan terlebih dahulu agar masyarakat lebih terbiasa dengan jenis produk ini. Apabila sudah mengenal dengan baik barulah digenjot untuk meningkatkan penjualan.

  1. Memberikan Product Knowledge

Memberikan Product Knowledge

Selain itu apabila ada produk baru atau produk yang belum dikenal oleh masyarakat iklan ataupun promosi juga dilakukan untuk memberikan informasi terkait dengan produk itu. Bisa informasi terkait kelebihan yang akan didapatkan apabila menggunakannya.

Pemberian informasi terkait produk ini harus dibuat menarik agar masyarakat mau melakukan pembelian. Selain itu fungsi lainnya juga untuk meningkatkan kredibilitas agar produk ini semakin diakui di masyarakat.

Saat memberikan informasi terkait dengan produk jangan sesekali menambahkan kekurangan dari produk itu. Meskipun memiliki kekurangan ada baiknya untuk tidak ditampilkan dan hanya meningkatkan informasi terkait dengan kelebihan sehingga orang lain bisa semakin tertarik.

  1. Menarik Perhatian

Dengan melakukan promosi yang baik seseorang akan merasa tertarik dan akhirnya memutuskan untuk melihat. Biasanya iklan jenis ini dibuat untuk baliho ataupun spanduk yang besar dengan elemen yang menarik sehingga seseorang akan menyempatkan berhenti untuk membaca.

Hal ini juga bisa dibuat dalam bentuk video sehingga seseorang akan mau menyimak mulai dari awal hingga akhir. Dengan merasa tertarik inilah berbagai jenis informasi terkait dengan produk bisa diberikan dengan sangat mudah. Bahkan bisa membuat mereka semakin tertarik untuk membeli.

Untuk membuat teks seperti ini tentu tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada banyak sekali yang harus dipersiapkan agar tidak salah sasaran.

  1. Meminta untuk Dibeli

Meminta untuk dibeli

Sebenarnya fungsi utama dari pembuatan iklan adalah untuk meminta dibeli. Iklan bisa melakukan proses hard selling sehingga calon pembeli merasa tertarik dan akhirnya memutuskan untuk melakukan transaksi karena ada sugesti.

Itulah kenapa iklan harus dibuat sesuai dengan lokasi. Misal iklan yang memang cocok untuk melakukan konseling dan iklan yang hanya cocok untuk melakukan promosi secara halus. Apabila dua hal itu berjalan dengan lancar maka produk bisa dibeli dengan cepat.

  1. Informasi Non Promosi Lainnya

Informasi Non Promosi Lainnya

Informasi yang berhubungan dengan non promosi juga bisa ditambahkan. Biasanya informasi ini berhubungan dengan iklan layanan masyarakat sehingga seseorang bisa menggunakan iklan untuk memberikan edukasi atau informasi tertentu.

Struktur dalam Teks Iklan

Dalam pembuatan teks iklan ada beberapa struktur yang harus diperhatikan dengan baik. Berikut beberapa struktur iklan yang harus dipahami.

  1. Pengenalan

Pada bagian ini biasanya ditambahkan beberapa hal terkait dengan masalah yang sering muncul dan dialami oleh masyarakat. Masalah inilah yang nantinya akan menjadi pembuka mengapa produk ini akhirnya diciptakan dan harus digunakan.

Pengenalan ini sangat penting karena harus dibuat menarik. Apabila tidak dibuat menarik maka sejak awal iklan seseorang akan merasa bosan dan akhirnya tidak tertarik.

  1. Isi Iklan

Isi dari iklan harus dibuat menarik sehingga seseorang bisa kelebihan atau informasi terkait dengan produk itu. Dengan begitu isi iklannya bisa lebih sesuai dengan kebutuhan dan mengarah kepada penjualan secara langsung.

  1. Call to Action

Pada bagian akhir harus diberi call to action atau ajakan untuk menggunakan atau membeli produk tersebut. Untuk melakukan ini bisa menggunakan bahasa secara langsung atau memberikan informasi terkait kontak yang bisa digunakan untuk melakukan pembelian.

Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Kaidah Kebahasaan Teks Iklan

Kaidah kebahasaan yang harus ada pada teks iklan sebenarnya tergantung dengan tujuan atau target marketnya. Selain itu jenis bahasa yang digunakan juga beragam mulai dari.

  • Kalimat persuasif. Biasanya digunakan untuk mempengaruhi seseorang untuk selalu menyimak iklan dan menggunakan produknya.
  • Kalimat berita. Apabila ingin memberikan informasi secara rinci kepada masyarakat secara formal.
  • Kalimat interogatif. Dipakai pada akhir atau pertengahan dari iklan dan bertujuan untuk memancing ke isi dari produk.

Selain kalimat yang sudah dibahas di atas ada juga penggunaan bahasa yang sesuai dengan tujuan. Misal penggunaan bahasa formal apabila ditujukan untuk iklan dengan target market dewasa.

Selain itu bisa juga menggunakan kalimat nonformal atau kalimat yang lebih luas apabila target marketnya adalah millennial. Dengan begitu bahasa dari iklan bisa lebih sesuai.

Yang paling penting dalam pembuatan iklan ini bahasa harus disesuaikan dengan target market. Selain itu disesuaikan juga dengan media promosi yang nantinya akan digunakan apakah memakai media sosial atau nantinya akan dipakai untuk radio atau televisi.

CONTOH IKLAN & JENIS-JENIS IKLAN

Untuk mengetahui contoh dari iklan dan juga jenis-jenisnya bisa disimak dari beberapa gambar yang akan ditampilkan di bawah ini. Dari gambar itu Anda bisa langsung memahami contoh iklan sesuai dengan kategorinya.

1. Contoh Iklan Produk

contoh iklan

2. Contoh Iklan Baris

contoh iklan

3. Contoh Iklan Kolom

contoh iklan

4. Contoh Iklan Layanan Masyarakat

Contoh Iklan Layanan Masyarakat

5. Contoh Iklan Penawaran

Contoh Iklan Penawaran

6. Contoh Iklan Lowongan Kerja

Contoh Iklan Lowongan Kerja

7. Contoh Iklan Jasa

Contoh Iklan Jasa

8. Contoh Iklan Komersial

Contoh Iklan Komersial

9. Contoh Iklan Bahasa Jawa

Contoh Iklan Bahasa Jawa

10. Contoh Iklan Makanan

Contoh Iklan Makanan

11. Contoh Iklan Bahasa Inggris

Contoh Iklan Bahasa Inggris

12. Contoh Iklan Keluarga

Contoh Iklan Keluarga

13. Contoh Iklan Pendidikan

Contoh Iklan Pendidikan

 

Memahami contoh iklan bisa memberikan manfaat kepada semua orang khususnya yang bergerak dalam pemasaran secara digital. Selain itu siapa pun yang ingin berbisnis juga harus bisa membuat iklan ini agar bisa dipajang di media yang dibutuhkan.

Paling tidak seseorang bisa membuat iklan sendiri yang nantinya akan dipasang pada media sosial yang mereka miliki. Jadi proses promosi atau pemasaran secara online bisa dilakukan dengan lebih mudah. Selain itu informasi di dalam iklan harus sesuai sehingga calon pembeli bisa tertarik dengan hanya membacanya.