Cara Menanam Jahe Merah dalam Karung untuk Pemula

bisnis jahe merah
tokopedia.com

Sahabatnesia – Jahe Merah merupakan salah satu jenis tanaman obat yang kaya manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Tidak heran jika permintaan jahe merah di pasaran dari tahun ke tahun semakin meningkat. Selain memiliki banyak manfaat, harga jual jahe merah di pasaran cukup tinggi. Sehingga banyak orang atau petani yang melirik usaha budidaya jahe merah ini.

Baca juga artikel26 Manfaat Jahe Merah Yang Belum Kamu Ketahui

Cara menanam jahe merah pada umumnya sangat mudah dan dapat dilakukan di mana saja. Jadi, bagi anda yang tidak memiliki lahan yang luas tidak perlu khawatir. Kami akan mengupas cara menanam jahe merah dengan media karung ataupun polybag. Sehingga lebih praktis, efisien, dan hemat tempat.

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk membudidayakan jahe merah ? Sangat berminat, tapi saya tidak memiliki modal besar untuk itu.

Tenang, budidaya jahe merah tidak membutuhkan modal yang besar, namun keuntungannya lumayan dan bisa membuat dompet anda menjadi tebal. Apalagi jika anda mengetahui bagaimana cara membudidayakan jahe merah dengan benar.

Alasan kenapa budidaya jahe merah dapat menebalkan dompet ?

  • Budidaya jahe merah bisa anda lakukan pada ketinggian antara 0 – 2100 meter di atas permukaan laut. Jadi, cakupan wilayah yang bisa anda gunakan untuk membudidayakan jahe merah ini sangatlah luas.
  • Permintaan pasar yang sangat tinggi membuat bisnis ini semakin menebalkan dompet anda. Perlu anda ketahui, permintaan pasar jahe merah tidak hanya di dalam negeri namun dari luar negeri juga besar.
  • Cara budidaya jahe merah juga sangat mudah dan relatif murah meriah, cukup menggunakan media polybag atau karung. Sehingga, anda tidak perlu menyediakan lahan khusus untuk menanam jahe merah ini.
  • Menurut pakar analisa ekonomi, harga jual jahe merah juga sangat tinggi. Apalagi jika anda kelola sendiri, keuntungannya bisa berkali-kali lipat.
  • Masih belum banyak yang membudidayakan jahe merah di Indonesia, sehingga terkadang belum dapat memenuhi permintaan di pasaran.
  • Jahe merah merupakan tanaman lintas musim (bias hidup di musim hujan dan musim kemarau), cocok untuk anda yang ingin fokus bisnis, baik bisnis sampingan ataupun bisnis utama.

Cara Budidaya Jahe Merah Dalam Polybag dan Karung

Budidaya Jahe Merah Media Karung
petanihebat.com

Bagi anda yang masih pemula dan belum mengerti cara menanam jahe merah tidak perlu khawatir. Kami akan membahasnya sampai tuntas. Cara membudidayakan jahe merah sebenernya gampang, hanya saja banyak yang belum mengetahui caranya.

Yang perlu diperhatikan bagi anda yang masih pemula adalah hindari membuat bibit dan fokuslah untuk membudidayakan tanaman jahe merah. Karena resiko terbesar saat membudidayakan jahe merah adalah ketika pembibitan. Lantas solusinya bagaimana ? Anda bisa membeli bibit jahe merah yang sudah siap tanam atau telah bertunas.


1. Menyiapkan Media Tanam Jahe Merah


 

Budidaya Jahe Merah Polybag
olx.co.id

Media tanam merupakan salah satu faktor terpenting dalam membudidayakan jahe merah ini. Media tanam yang akan kami jelaskan adalah dengan menggunakan polybag atau karung bekas.

Jika anda menggunakan karung, sebaiknya gunakan karung yang berukuran besar. Semakin besar karung yang anda gunakan, maka semakin besar pula produktivitas jahe merah tersebut.

Dan jika yang anda gunakan adalah polybag, sebaiknya gunakan polybag yang memiliki ukuran minimal 40 x 50 cm.

Untuk media pengisi di dalam polybag atau karung campurkanlah tanah, pasir, dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1 atau 1:1:2.


2. Proses Pembibitan dan Penyemaian Jahe Merah


pembibitan jahe merah
sarungpreneur.com

Menanam jahe merah sangatlah mudah, bagi anda yang masih pemula bisa membeli bibit jahe merah yang sudah siap tanam atau yang telah bertunas sekitar 5 – 10 cm. Tapi jika anda susah untuk mendapatkan bibit tunas, anda bisa menyemai bibit jahe merah sendiri.

Bagaimana langkah untuk pembibitannya ? pertama anda harus memilah jahe merah yang baru dipanen lalu di jemur sebentar dan disimpan kurang lebih 1 – 2 bulan. Perlu diperhatikan, pilihlah rimpang yang berkualitas (ukurannya besar, tidak cacat, dari indukan yang cukup tua)

Patahkan rimpang jahe merah sampai mempunyai 3 – 5 tunas lalu dijemur lagi. Setelah itu sterilkan bibit jahe merah dari virus atau jamur dan rendam bibit jahe merah menggunakan zat pengatur tumbuh SOT HCS selama 4 jam. Bibit telah siap untuk disemaikan.

Proses yang paling penting adalah pada saat penyemaian. Karena pada proses ini bibit harus dalam keadaan tetap lembab sampai mulai berkecambah. Benih jahe merah akan mulai berkecambah sekitar 2 minggu. Sebaiknya tempat penyemaiannya tidak diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.


3. Cara Penanaman dan Perawatan Jahe Merah


perawatan jahe merah
pixabay.com

Ketika benih jahe merah sudah berusia sekitar 4 minggu dan memiliki ketinggian kurang lebih 10 cm, maka bibit diambil atau dipotong mulai dari rimpangnya untuk ditanam di media karung ataupun polybag yang sudah disiapkan.

Dalam memindahkan bibit ke dalam polybag ataupun karung harus berhati-hati. Karena dapat merusak tanaman jahe merah muda tersebut. Untuk penanaman jahe merah, anda harus membuat lubang sebesar ukuran pangkal bibit.

Masukan bibit jahe merah kedalam lubang dan tutup dengan media isi (tanah, pasir, pupuk organik) hingga padat. Kemudian lakukan penyiraman secaran teratur dan jangan letakkan jahe merah muda di tempat yang terkena sinar matahari langsung kurang lebih 2 – 3 bulan.

Penyiraman

Tahap penyiraman dilakukan hingga tanaman jahe merah memasuki fase senecense (mengering), yaitu fase saat tanaman jahe merah sudah tua dan mendekati masa panen. Penyiraman dilakukan setiap hari pada saat sore hari.

Penyiangan dan Penggemburan

Penyaingan dan penggemburan sangat penting untuk pertumbuhan tanaman jahe merah. Tujuan dilakukannya penyiangan adalah agar rumput tidak mengganggu proses tumbuh tanaman jahe merah. Karena rumput dapat menyerap nutrisi dalam tanah yang seharusnya diserap oleh tanaman jahe merah.

Sedangkan penggemburan dilakukan agar akar-akar tanaman jahe merah dapat berkembang dengan baik. Penggemburan bisa menggunakan cetok atau alat bantu lainnya. Penggemburan ini bisa dilakukan 1 bulan sekali, sekiranya ketika tanah sudah mulai tandus atau padat.

Pemupukan

Tanaman jahe merah perlu di pupuk. Biasanya pemupukan dilakukan setiap 2 bulan sekali dengan cara menambahkan pupuk organik di dalam media tanam.

Takaran yang ditambahkan ketika pemupukan kurang lebih 1/5 ukuran media tanam. Pemupukan biasanya dilakukan 3 kali selama umur tanaman jahe merah. 

Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik atau pupuk kandang. Sehingga akan lebih menghemat kantong anda.


4. Cara Memanen Jahe Merah


Panen Jahe Merah
hidupmulia.net

Ini lah saat yang di tunggu-tunggu, setelah proses penanaman selama kurang lebih 10 bulan, jahe merah siap untuk dipanen. Bagaimana cara memanen jahe merah ? karena disini media yang kita gunakan adalah polybag dan karung maka alat yang digunakan sangat sederhana, yaitu cetok.

Beda halnya jika anda menanam jahe merah di tanah yang luas. Mungkin agak ribet untuk cangkul-mencangkul dan membutuhkan banyak tenaga.

Ciri-ciri tanaman jahe merah siap dipanen, warna daunnya menguning dan batang mulai mengering. Kemudian tiriskan dan jemur jahe merah selama 1 minggu agar tanaman jahe merah bisa bertahan lama.

Untuk memantapkan semangat, kamu harus melihat vidio kisah sukses petani jahe merah dibawah ini :


5. Perhitungan Modal dan Keuntungan Jahe Merah


Sukses
pixabay.com

Analisa pengeluaran dan pemasukan yang kami buat berdasarkan narasumber dari petani jahe merah langsung. Mulai dari modal awal, biaya perawatan sampai dengan target pemasukan berdasarkan hasil penjualan tanaman jahe merah dengan rencana penanaman 500 karung media tanam

Biaya yang di keluarkan :

Karung : 500 x Rp 1.000 = Rp 500.000

Pupuk Kompos + Media (Tanah) : 500 karung x Rp 3.500 = Rp 1.750.000

Pupuk NPK : 500 karung x Rp 2.000 = Rp 500.000

Bibit Jahe Merah : 3 tunas/karung = 1500 x 1.000,- = Rp 1.500.000

Pupuk Cair (MOL) : Rp 100.000

Lain-lain : Rp 500.000

TOTAL PENGELUARAN : Rp 4.850.000

Hasil Penjualan (Pemasukan) :

Berdasarkan pengalaman dari berbagai petani jahe merah yang sudah berjalan. Rata-rata hasil panen jahe merah mencapai 15-25 Kg/karung

Jika asumsi yang kita pakai adalah 20 kg/karung maka, 500 karung x 20 Kg = 10.000 Kg

Harga per Kg jahe merah relative (Rp 8.000 – Rp 15.000) tergantung pembeli dan kualitas jahe merah tersebut. Kita asumsikan dengan harga penjualan terkecil yaitu Rp 8.000,-

Maka hasil penjualan adalah : 10.000 Kg x Rp 8.000,- = Rp 80.000.000,-

TOTAL KEUNTUNGAN : Rp 80.000.000 – Rp 4.850.000 = Rp 75.250.000

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda,

Terimakasih sudah share artikel ini 🙂

 

2 thoughts on “Cara Menanam Jahe Merah dalam Karung untuk Pemula

Jika Anda Pengunjung yang Baik, Maka Tinggalkan Pesan Disini